Kamis, 18 Juli 2019

Seiring Turunnya Hujan

Siska selalu bersedih disaat melihat hujan. Hujan mengingatkan Siska kepada masa lalunya yang kelabu, masa lalu yang murung bagaikan mendung. Suara hujan serupa bagai bisikan seseorang pada masa lalunya, seseorang yang ingin dia hapus dari kenangan.

Hujan bagaikan suatu kenangan yang hinggap dipikirannya, padahal siska sangat ingin melupakan semua kenangan itu bersama seseorang di masa lalunya. Ketika awan mulai mendung siska berfikir kesedihannya akan mulai menghantuinya, saat air hujan turun siska selalu menangis karena teringat semuanya, tapi semua sirna saat siska mendengar gemuruh yang sangat kencang di telinganya menurut siska gemuruh itu adalah suatu ucapan yang tak perlu diucapkan oleh dia (seseorang dimasa lalunya).

Saat hujan turun siska selalu mencoba untuk tidak mengingat semua masa lalunya tapi entah mengapa kejadian itu telah terekam oleh memori siska. Padahal itu hanya air hujan tapi entah mengapa itu sangat menyakitkan bagi siska. Tapi, siska sangat suka disaat hujan berhenti, karena akan muncul pelangi di langit.

Ketika selesai hujan langit akan cerah dan akan memunculkan warna warna dilangit. Setiap Siska melihat pelangi itu, hati siska akan selalu bahagia dan sejenak memejamkan matanya untuk merasakan keindahannya dan mensejukkan hatinya yang sedih saat hujan tadi. Menurut siska, pelangi bagaikan sahabat yang selalu menghibur siska disaat sedih. Karena hanya pelangi yang bisa menenagkan hati dan fikiran siska pada masa lalunya dan seorang laki-laki yang dulu pernah singgah di hati siska.

Walaupun Pelangi tidak selalu muncul setelah hujan tapi entah mengapa hati siska selalu merasa agak sedikit lega. Hujan datang tiba-tiba seperti hubungan siska dan mantan pacarnya dulu yang mempunyai suatu masalah dalam hubungan percintaannya dan mereka tidak dapat menyelesaikannya lantas yang terfikirkan oleh keduanya adalah mengakhiri hubungannya karena mereka mengganggap sudah tidak cocok.

Tapi siska berjanji akan mencoba melupakannya bahkan HARUS BISA melupakan dia. Mungkin takdir berkehendak lain, siska tidak dapat melawan takdir siska hanya bisa mengikuti takdir yang sudah ditentukan.


Tidak ada komentar:

Posting Komentar